Thursday, March 21, 2013

r.A.s.A

Slagi rasa itu datang menjengah.. selagi itu aku kuatkan jiwa ini untuk terus tidak menangis, kutarik nafas sedalam mungkin, kepala kudongak ke atas menahan air mata dari mengalir.. kulepaskan lelah nafasku yg semakin sesak ini dengan zikir-zikir menyebut nama Illahi, harapku agar ada kekuatan di situ meski cuma secalit, meski halus sehalus zarah. Kuingat kembali kata-kata azimat yg bisa menguatkan jiwa yg makin lirih ini.. terkadang terlepas juga keluhan kecil yg terbit jua dari bibir ini seolah2 mengiringi esak tangis hati yg tak pernah berhenti.. parut2 lama yang masih baru belajar untuk sembuh ibarat dirobek2 kembali.. hati bagai dipagut satu rasa yang tak tertahankan.. jujur, aku marahkan rasa yg slalu hadir ini.. sungguh rasa ini sgt kejam untukku, datangnya kerap disepanjang hidupku, sekadar menjengah, seolah dtg untuk mempermainkan dan menguji hati ini adakah segala kata yg terucap dibibir seiring dgn rontaan hati? dan rasa itu pun tersenyum lantas berlalu pergi..meninggalkan aku dengan 1001 macam rasa... dan saat itu, aku tetaplah terus menangis.. menangis semahu2ku.. kerna pedihnya luka itu kian terasa.. sakitnya jatuh itu kian melukakan..  dalam sendu tangisku, kuletakkan tangan kananku rapat ke dada, kusebut satu persatu ayat dalam surah Al-fatihah.. lantas kuniatkan bacaan itu untuk pemilik rasa itu yg sebenar2nya.. dengan perlahan.. ketenangan itu datang.. meleraikan himpunan air mata yang datang bertamu.. ya, aku sedar.. aku harus kuat ! aku perlu teruskan jalan ini.. tidakkah niat asalku untuk memilih jalan ini kerana Allah? meski aku sedar..aku belum bisa kuat.. dan mungkin tak akan kuat selamanya..kerna separuh jiwaku telah pergi... selamat tinggal kenangan..(T____T)

No comments:

Post a Comment

~tInGg!!