Sunday, December 1, 2013

slagi rasa itu datang menjengah..
selagi itu aku kuatkan jiwa ini untuk terus tidak menangis, 
kutarik nafas sedalam mungkin, 
kepala kudongak ke atas menahan air mata dari mengalir.. 
kulepaskan lelah nafasku yg semakin sesak ini dengan zikir-zikir menyebut nama Ilahi, 
harapku agar ada kekuatan di situ meski cuma secalit, meski halus sehalus zarah. 
Kuingat kembali kata-kata azimat yg bisa menguatkan jiwa yg makin lirih ini.. 
terkadang..
terlepas juga keluhan kecil yg terbit jua dari bibir ini seolah2 mengiringi esak tangis hati yg tak pernah berhenti.. parut2 lama yang masih baru belajar untuk sembuh ibarat dirobek2 kembali.. hati bagai dipagut satu rasa yang tak tertahankan..
jujur..
aku marahkan rasa yg slalu hadir ini.. sungguh rasa ini sgt kejam untukku, datangnya kerap disepanjang hidupku, sekadar menjengah, seolah dtg untuk mempermainkan dan menguji hati ini adakah segala kata yg terucap dibibir seiring dgn rontaan hati? dan rasa itu pun tersenyum lantas berlalu pergi..meninggalkan aku dengan 1001 macam rasa...

3 comments:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  3. Firdaus zawani : kata2 anda benar2 membayangkan anda naif...tahniah

    ReplyDelete

~tInGg!!